MUHAMMAD ALHADA FUADILLAH HABIB

Belajar dari Masyarakat

**_* *_* *_* *_* *_* *_**

Find Me on Facebook


    ..:: Selamat Datang di ALHADA'S WEBSITE ..::.. Semoga ALHADA'S WEBSITE Bermanfaat Bagi Semua Kalangan ..::.. Jangan Lupa Kalau Mau Mengambil Isi dari Website Ini Harap Mencantumkan Sumbernya ..::.. http://alhada-fisip11.web.unair.ac.id ..::.. Terimakasih Atas Kunjungan Anda ::..

Pekerja Rumah Tangga Anak (PRTA)

diposting oleh alhada-fisip11 pada 04 February 2014
di Makalah - 0 komentar

ABSTRAKSI

 

          Permasalahan ketenagakerjaan di Indonesia akan bertambah dengan adanya pengeksploitasian dan keberadaan pekerja anak. Pekerja anak atau buruh anak secara umum adalah anak-anak yang melakukan pekerjaan secara rutin untuk orang tuanya, untuk orang lain, atau untuk dirinya sendiri yang membutuhkan sejumlah besar waktu, dengan menerima imbalan atau tidak. Istilah pekerja anak dapat memiliki konotasi pengeksploitasian anak kecil atas tenaga mereka, dengan gaji yang kecil atau pertimbangan bagi perkembangan kepribadian  mereka, keamanannya, kesehatan, dan prospek masa depan. Kebanyakan dari para pekerja anak tidak sempat lagi menikmati masa bermain atau bersekolah sebagaimana  anak-anak yang lain. Mereka yang belum cukup umur itu, bekerja keras layaknya orang dewasa, baik di sektor formal maupun informal.

 

            Dalam konvensi ILO nomor 182 tentang “Pelarangan dan Tindakan Segera untuk Mengeliminasi Bentuk-bentuk Pekerjaan Terburuk Anak”, disebutkan ada empat bentuk terburuk pekerjaan bagi anak sebagai berikut: (1) Semua bentuk perbudakan atau praktek yang menyerupai perbudakan, seperti penjualan dan anak-anak kerja ijon dan perhambaan, serta kerja paksa atau wajib kerja untuk terlibat dalam konflik bersenjata, (2) Penggunaan, penyediaan, dan penawaran anak untuk kegiatan prostitusi, untuk produksi pornografi atau untuk pertunjukan pornografi (3) Penggunaan, penyediaan dan penawaran anak untuk kegiatan terlarang, terutama untuk produksi dan penyelundupan narkotika dan obat-obatan psikotropika, seperti yang ditetapkan dalam perjanjian internasional yang relevan (4) Pekerjaan yang pada dasarnya dan lingkungannya membahayakan kesehatan, keselamatan, atau moral anak.

 

            Merujuk hasil dari konvensi ILO nomor 182 diatas, dapat kita ketahui bersama bahwa anak yang bekerja sebagai pekerja rumah tangga anak (PRTA) merupakan salah satu bentuk eksploitasi terhadap anak. Hal tersebut disebabkan karena anak yang bekerja sebagai PRTA mereka harus bekerja melayani majikannya seharian penuh (full time) dari pagi sampai malam dan dengan pekerjaan yang tidak ringan. Selain itu, para PRTA tersebut kecenderungan tidak bisa memperoleh hak-haknya sebagai seorang anak mulai dari hak memperoleh pendidikan, hak bermain, hak memperoleh kasih sayang dari orang tua, dan hak-hak lainnya. Dengan demikian PRTA merupakan salah satu masalah ketenagakerjaan yang perlu mendapatkan perhatian serius bagi semua pihak.

 

Kata Kunci: Pekerja Rumah Tangga Anak (PRTA), Ketenagakerjaan, Eksploitasi Anak.

 

# Mau Download Makalah Penuh! silahkan klik link di bawah ini;

  1. BAB I (Pendahuluan)
  2. BAB II (Pembahasan)
  3. BAB III (Penutup)

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :