MUHAMMAD ALHADA FUADILLAH HABIB

Belajar dari Masyarakat

**_* *_* *_* *_* *_* *_**

Find Me on Facebook


    ..:: Selamat Datang di ALHADA'S WEBSITE ..::.. Semoga ALHADA'S WEBSITE Bermanfaat Bagi Semua Kalangan ..::.. Jangan Lupa Kalau Mau Mengambil Isi dari Website Ini Harap Mencantumkan Sumbernya ..::.. http://alhada-fisip11.web.unair.ac.id ..::.. Terimakasih Atas Kunjungan Anda ::..

Pandangan Terhadap Rencana Kenaikan Harga BBM

diposting oleh alhada-fisip11 pada 05 September 2013
di Esay - 0 komentar

1. Bagaimana pandangan anda terhadap rencana pemerintah untuk menaikkan harga BBM, setuju ataukah tidah? Berikan argumen anda!

 

            Menurut saya kebijakan pemerintah untuk menaikkan harga BBM sudah sesuai dan perlu direalisaikan namun hanya diperuntukkan bagi masyarakat golongan menengah keatas. Hal tersebut dikarenakan jumlah pengguna BBM bersubsidi sebelumnya terbukti banyak yang tidak tepat sasaran, yaitu lebih banyak digunakan oleh masyarakat golongan menegah keatas, sementara itu masyarakat kelas menengah kebawah yang sebenarnya merupakan tujuan utama pemberian subsidi BBM, hanya bisa menikmati sebagian kecil aja. Masyarakat dari golongan menengah kebawah misalnya hanya menggunakan BBM bersubsidi untuk memenuhi keperluan sepedah motor, alat pembajak sawah, angkutan umum, dan alat produksi kecil-kecilan seperti mesin selip jagung, padi, dsb. Sementara itu masyarakat dari golongan menengah keatas bisa menikmati BBM bersubsidi misalnya untuk keperluan mobil pribadi dan alat-alat produksi besar, truk tronton pengangkut barang-barang produksi dari pabrik-babrik besar, dsb yang dimiliki oleh masyarakat kelas menengah keatas yang banyak memakan BBM bersubsidi. Untuk mengatasi hal semacam ini, kebijakan pemerintah yang saat ini dilakukan yaitu menaikkan harga BBM bagi masyarakat  yang berasal dari golongan menengah keatas  sudah sepatutnya dilakukan, semua penguna mobil (kecuali angkutan umum) dan juga pengguna motor mewah tidak diperkenankan untuk mengkonsumsi BBM bersubsidi. Namun kebijakan pemerintah yang dilakukan tersebut belum begitu ketat sehingga masih banyak penyimpangan-penyimpangan dilakukan oleh masyarakat. Contoh penyimpangan yang pernah saya lihat dengan mata kepala sendiri yaitu Paman saya yang memiliki mobil mewah membeli BBM bersubsidi dengan cara menyuruh pembantunya untuk membeli BBM bersubsidi dengan menggunakan jurigen yang dibawa dengan sepedah motor. Seharusnya pemerintah lebih ketat dengan masyarakat yang membeli BBM bersubsidi dengan menggunakan jurigen, misalnya dengan mewajibkan masyarakat yang membeli BBM bersubsidi membawa surat pengantar resmi dari desa/kelurahan yang menyatakan bahwa BBM tersebut akan digunakan untuk alat membajak sawah, misalnya seperti itu. Dan hukum yang berlaku juga harus ditegakkan dengan kuat, misalnya jika terbukti ada surat pengantar yg bohong/palsu maka harus benar-benar dihukum.

 

            Setelah kebijakan tersebut benar-benar diterapkan yaitu hanya memberikan subsidi BBM bagi masyarakat menengah kebawah, otomatis jumlah uang negara yang digunakan untuk membiayai subsidi BBM juga akan berkurang sehingga uang tersebut bisa dialokasikan ke sektor lain yang lebih bermanfaat bagi masyarakat luas. Misalnya untuk membangun fasilitas-fasilitas umum, untuk memberikan pinjaman modal usaha bagi masyarakat dengan bunga yang sangat lunak atau bahkan tanpa bunga, untuk biaya pendidikan masyarakat kurang mampu, untuk subsidi makanan-makanan pokok untuk masyarakat menengah kebawah, dan lain sebagainya. Dengan diterapkannya kebijakan seperti ini masyarakat menegah kebawah akan lebih bisa menikmati subsidi hak yang harus mereka terima.

 

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :