MUHAMMAD ALHADA FUADILLAH HABIB

Belajar dari Masyarakat

**_* *_* *_* *_* *_* *_**

Find Me on Facebook


    ..:: Selamat Datang di ALHADA'S WEBSITE ..::.. Semoga ALHADA'S WEBSITE Bermanfaat Bagi Semua Kalangan ..::.. Jangan Lupa Kalau Mau Mengambil Isi dari Website Ini Harap Mencantumkan Sumbernya ..::.. http://alhada-fisip11.web.unair.ac.id ..::.. Terimakasih Atas Kunjungan Anda ::..

Atribusi dan Aplikasinya Dalam Kehidupan Sehari-hari

diposting oleh alhada-fisip11 pada 13 November 2012
di Esay - 3 komentar

Atribusi adalah memperkirakan apa yang menyebabkan orang lain itu berperilaku tertentu. Menurut Myers (1996), kecenderungan memberi atribusi disebabkan oleh kecenderungan manusia untuk menjelaskan segala sesuatu, termasuk apa yang ada dibalik perilaku orang lain. Attribution theory (teori sifat) merupakan posisi tanpa perlu disadari pada saat melakukan sesuatu menyebabkan orang-orang yang sedang menjalani sejumlah tes bisa memastikan apakah perkataan-perkataan dan perbuatan-perbuatan orang lain dapat merefleksikan sifat-sifat karakteristik yang tersembunyi dalam dirinya, atau hanya berupa reaksi-reaksi yang dipaksakan terhadap situasi tertentu.

 

Aplikasi dalam kehidupan sehari-hari.

            Fulan adalah seorang anak yang taat pada peraturan. Dalam prinsipnya tidak ada kata melanggar. Dari kecil hingga sekarang fulan terbiasa untuk tepat waktu dan patuh. Patuh kepada orang tua, patuh kepada peraturan sekolah, dan patuh pada peraturan-peraturan lalu lintas.

 

            Kepatuhan Fulan dalam peraturan bukan karena alasan. Alasan yang dia miliki bahwa aturan yang ada atau dibuat adalah untuk membuat kehidupan yang selaras dan nyaman. Dengan peraturan yang ada segalanya bisa lebih teratur. Termasuk peraturan yang datangnya dari tuhan. Membuat kesuluruhan keadaan menjadi teratur dan rapi. Dan Fulan mengagumi segala hal yang teratur dan rapi.

 

            Fulan merasa sangat terlambat untuk kesekolah saat itu. Karena dipaginya ibunya mendadak meminta Fulan untuk mengantarkan sarapan kepada kepada dua anak yatim yang tinggal tidak jauh dari rumahnya. Terlebih Fulan sangat hormat kepada ibunya, apapun perintah ibunya Fulan tidak kuasa untuk menolak.

 

Akhirnya ketika Fulan berangkat sekolah, dia menerobos lampu lalu lintas. Saat dipersimpangan, lampu merah baru menyala dan waktunya masih 90 detik. Sedangkan jarak dari rumah ke sekolah yang cukup jauh serta waktu untuk bel masuk sekolah kurang 5 menit lagi. Itulah kali pertama ia menerobos lampu lalu lintas.

 

Perilaku menerobos lampu lalu lintas.

  • Yang tampak pada Fulan saat itu, dia tergesa-gesa saat berangkat ke sekolah. Karena waktu untuk bel masuk sekolah sudah mepet, sehingga memungkinkan sulan untuk datang terlambat.
  • Fulan tidak ingin mendapati dirinya terlambat untuk datang ke sekolah.
  • Fulan hanya memikirkan bagaimana caranya agar dia tetap bisa melaksanakan perintah ibunya dan tidak terlambat untuk datang ke sekolah hanya karena mengantarkan sarapan kepada dua anak yatim tersebut.
  • dari dia menerima perintah ibunya Fulan menjadi tergesa-gesa untuk berangkat ke sekolah dan akhirnya dia memutuskan untuk menerobos lampu merah.

 

Faktor internal

Factor internal yaitu factor-faktor datang dari dalam diri individu. Factor internal yang membuat Fulan untuk memutuskan menerobos lampu lalu lintas, yaitu:

  • Dari prinsip yang ada dalam diri Fulan yaitu tidak ada kata melanggar.
  • Kebiasaan Fulan yang ada dalam dirinya untuk mematuhi segala perintah dari ibunya.
  • Kebiasaan perilakunya yang tidak pernah melanggar aturan (aturan sekolah).
  • Kayakinan Fulan, bahwa termasuk peraturan yang datangnya dari tuhan. Membuat kesuluruhan keadaan menjadi teratur dan rapi. Dan Fulan mengagumi segala hal yang teratur dan rapi.

 

Faktor eksternal

Faktor eksternal yaitu factor-faktor datang dari luar diri individu, dan biasanya dipengaruhi oleh lingkungan. Factor eksternal yang membuat Fulan untuk memutuskan menerobos lampu lalu lintas, yaitu:

  • Perintah ibu kepada Fulan untuk mengantarkan sarapan kepada dua anak yatim di sekitar rumahnya.
  • Waktu yang diperlukan Fulan untuk menuju ke sekolahnya yang cukup mepet.
  • Kondisi jalan dan atau arus lalu lintas yang memungkinkan Fulan untuk menerobos lampu lalu lintas.
  • Jarak antara rumah Fulan dan sekolah yang cukup jauh dan waktu yang mepet untuk menuju sekolahnya.

 

Determinan

  • Konsensus

Apabila orang lain dalam stimulus yang sama dengan Fulan, maka orang tiu kemungkinan besar juga melakukan hal yang sama dengannya. Karena rasa patuh kepada orang tuanya dan prinsip yang ada dalam dirinya untuk mematuhi peraturan dan tidak menolak perintah orang tuanya,

 

  • Konsistensi

Jika orang lain berada dalam stimulus yang sama dan situasi atau keadaan yang berbeda, orang itu akan tetap melakukan perintah dari ibunya untuk mengantarkan sarapan ke anak yatim di sekitar rumahnya. Namun orang itu tidak akan melanggar lampu lalu lintas, karena dia tidak dikejar-kejar oleh waktu.

 

  • Distinctiveness

Dalam stimulus yang atau situasi yang berbeda-beda, akan membuat orang melalukan perilaku yang berbeda-beda pula. Tergantung apa yang ada di pikiran dan situasi lingkungan yang terjadi saat itu. Untuk orang yang tidak peduli perintah orang tua dan tidak peduli aturan dia akan tetap berangkat sekolah dan tetap menerobos lampu lalu lintas. Apabila orang yang peduli atau taat perintah orang tua dan taat pada lalu lintas, maka orang itu tidak akan melanggar lampu lalu lintas.

 

 

Sumber: ppt dan penjelasan dari dosen

3 Komentar

QclNShBuyQa

pada : 14 January 2013


"oalah telat kabeh..gak meihat pnagembaekrn jaran..eh jaman bunga hitam,marjinem..eh marjinal spinach popeye dan liat donk skali lagi..pegawenya amole (warnete mas iwan kenthus)sendiri ada yg sok ngepunk jg kok hehehehh..FAHMY gamblis juga masih banyak anak2 PANG yg maen di wrnet,band punk pare ae akeh pakde itu jg masih blom termasuk para GOMBAL/LARAHAN (anak2 HOMELESS yg sok ngaku2 punk,padahal kagak tau ape2 taunya mah mabok..nggembel,nggombal hehehhe)yg berkeliaran di pare kita tercinta ini huakakakkakakkakak!!!!"


pzukabhpbLtGlPwIO

pada : 16 January 2013


"qta sring smsan ..saling curhatsaling pueldi .nah, sampe2 gw denger bahwa dia udah jadian ama cowok laen (masih temen gw juga) .trus gw tanya ke cowoknya klo berita itu bener, tapi pas gw tanya cewenya malah marah ..klo itu smua gak bener.**pernah pas di ending smsan pnjang gw kasih kata miss u', dy merespon balik dgn baik .dan sekarang udah bberapa hari ini gw loss contact .gw nunggu dy duluan hub gw,tp di satu sisi gw ga tahan pngen ngobrol ama dia .>>kira2 dari glagatnya dia juga suka ama gw gak ya??gw masih trauma ama cinta ."


anis

pada : 13 March 2013


"waaah,,, bagus mas, kaya matkul pshycology semester 1 "


Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :