MUHAMMAD ALHADA FUADILLAH HABIB

Belajar dari Masyarakat

**_* *_* *_* *_* *_* *_**

Find Me on Facebook


    ..:: Selamat Datang di ALHADA'S WEBSITE ..::.. Semoga ALHADA'S WEBSITE Bermanfaat Bagi Semua Kalangan ..::.. Jangan Lupa Kalau Mau Mengambil Isi dari Website Ini Harap Mencantumkan Sumbernya ..::.. http://alhada-fisip11.web.unair.ac.id ..::.. Terimakasih Atas Kunjungan Anda ::..

Analisis Permasalahan Bisnis Internasional

diposting oleh alhada-fisip11 pada 13 November 2012
di Umum - 0 komentar

 

 

PT Krakatau Tbk. (BSREI-BSR INDONESIA PT)


Dalam mengekspor produk di perusahaan sangatlah penting untuk perusahaan mendapatkan fasilitas ekspor yang menguntungkan karna banyak sekali kendala yang dihadapi oleh perusahaan. PT Krakatau Tbk merupakan perusahaan penghasil baja terbesar di Indonesia dalam melayani permintaan konsumennya PT Krakatau Tbk. sudah mengekspor produknya ke berbagai negara antara lain Amerika , Inggris ,Singapura , Malaysia, Korea Selatan  dan Belanda baik dalam bentuk bijih besi  baja ataupun lembaran baja. Untuk menangani kegiatan ekspornya PT Krakatau Tbk telah berkerjasama dengan Pohang Iron dan Steel Company di Korea Selatan untuk mempermudah ekspor bijih besi ke wilayah Asia khususnya Korea Selatan. Untuk masalah pembayaran ekspornya berdasarkan kerjasama yang telah disepakati PT Krakatau Tbk. mengajukan beberapa pilihan pembayaran yaitu L/C melalui The Hongkong and Shanghai Bank Corporation (HSBC) , dengan syarat bahwa pihak importir akan membukakan akun di bank untuk pembayaran barang ekspor setelah barang diterima. Jadi setelah L/C terkonfirmasi maka L/C tidak dapat di batalkan dan pembayaran harus segera dilakukan. Hal ini sangat menguntungkan bagi pihak PT Krakatau Tbk sebagai eksportir ,

  1. Berguna bagi eksportir dan importir yang belum mengenal secara baik, artinya letter of credit menyediakan suatu jaminan legal bahwa proses pembayaran akan diselesaikan hingga tuntas.
  2. Eksportir dapat mempercayai bahwa pembayaran akan betul-betul diselesaikan. Misal: dalam penggunaan sight L/C, pembayaran akan segera dilakukan ketika seluruh tanggung jawab diselesaikan.
  3. Importir dapat melakukan impor barang dengan dana yang minim, setidaknya memberi waktu untuk memenuhi kewajibannya sampai barang selesai dikirimkan kepada importir.
  4. Importir dapat diyakinkan bahwa pembayaran akan dilakukan hanya jika seluruh persyaratan dipenuhi.

 

Namun, selain keuntungan ada pula kerugian yang mungkin dapat terjadi dalam penggunaan L/C:

  1. Bank tidak terlibat dalam pemeriksaan barang, sehingga meskipun persyaratan dokumen dapat dipenuhi seluruhnya, sangat mungkin terjadi bahwa kondisi barang tidak sesuai yang dijanjikan.
  2. Penggunaan L/C memakan biaya yang cukup banyak, terutama mulai dari permintaan diterbitkannya L/C sampai klaim pembayaran dari L/C.
  3. Terdapat banyak waktu yang dibuang dalam proses pembayaran menggunakan L/C.

 

Untuk pihak importirnya sendiri hal ini dijadikan sebagai  komitmen terhadap PT Krakatau Tbk yang sudah menjadi langanan ekspor bijih besi selama lebih dari 10 tahun walaupun menurut sumber yang kami dapat sering kali pihak PT Krakatau Tbk mengulang perjanjian kerjasama dengan perjanjian lainya, misalnya pada tahun 2006 pihak PT Krakatau Tbk memilih menggunakan metode pembayaran ekspor Sight Draf Bank dengan perantara Bank Danamon untuk memberiakan wesel tagih setelah barang di ekspor kepada pihak importir untuk melalukan pembayaran . Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor yaitu karena kondisi ekonomi Indonesia yang sedang mengalami krisis , produksi bijih besi yang menurun karana  pasokan yang menurun dan kualitas yang tidak menentu , dan dari pihak importir sendiri dari kawasan Asia mengalami penurunan penggunaan bijih besi .  

 

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :