MUHAMMAD ALHADA FUADILLAH HABIB

Belajar dari Masyarakat

**_* *_* *_* *_* *_* *_**

Find Me on Facebook


    ..:: Selamat Datang di ALHADA'S WEBSITE ..::.. Semoga ALHADA'S WEBSITE Bermanfaat Bagi Semua Kalangan ..::.. Jangan Lupa Kalau Mau Mengambil Isi dari Website Ini Harap Mencantumkan Sumbernya ..::.. http://alhada-fisip11.web.unair.ac.id ..::.. Terimakasih Atas Kunjungan Anda ::..

Hasil Wawancara Kepada Seorang Ketua Kelompok Peternak

diposting oleh alhada-fisip11 pada 13 November 2012
di Penelitian - 0 komentar

Informan                     : Bpk. Sugeng H

Kategori Informan      : Ketua Kelompok Peternak Desa Wiyurejo

          Saya adalah mahasiswa jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu politik Universitas Airlangga Surabaya yang mengambil mata kuliah Sosiologi Pedesaan. Sistem perkuliahan mata kuliah Sosiologi Pedesaan tidak hanya dilakukan dengan melakukan kuliah di kampus tetapi juga dengan melakukan observasi dan analisis langsung dilapangan (pedesaan).

          Kuliah lapangan dilakukan pada tanggal 1 – 4 Desember 2011 di desa Wiyurejo, Kecamatan Pujon, Kota Malang, Provinsi Jawa Timur. Kelompok kami beranggotakan 11 orang yang terdiri dari 6 orang perempuan dan 5 orang laki – laki. Dalam penelitian kali ini kami menggunakan metode penelitian Kuantitatif. Untuk menunjang data yang ingin kami peroleh, kami juga melakukan indept interview. Yang kami pilih untuk menjadi informan adalah orang-orang yang memenuhi kriteria untuk dijadikan data pendukung dari topik yang kami dapatkan yaitu Struktur Sosial.

          Pagi itu tanggal 2 Desember 2011, sekitar jam 10.00 WIB saya menemui pak Sugeng yang kebetulan sedang berada di kantor Kepala Desa Wiyurejo. Pak Sugeng termasuk dalam daftar informan karena jabatan beliau yang berpengaruh terhadap kehidupan masyarakat di desa Wiyurejo khususnya kalangan peternak sapi perah. Sebelumnya saya dan anggota kelompok memang sudah kenal dengan pak Sugeng karena kami beberapa kali melakukan survey sebelum kuliah lapangan dan saat survey pak Sugeng yang menjadi sumber informasi untuk penelitian kami.

H           : Assalamualaikum, permisi pak Sugeng. Bapak sedang sibuk ga?

S            : Waalaikumsalam, oh tidak mbak. Monggo monggo silahkan duduk.

H           : Saya mau tanya-tanya lagi sama bapak boleh ya pak?

S            : Boleh mbak, mau nanya apa?

H           : saya mau tanya-tanya tentang bapak dan jabatan bapak sebagai ketua komunitas peternak di sini pak. Bapak bisa ceritakan bagaimana asal mulanya bapak terpilih menjadi ketua komunitas peternak?

S            : Itu dulunya ada pilihan. Jadi ada calon-calon gitu, lalu saya di pilih sama anggota-anggota untuk jadi calon. Ditunjuk gitu lho mbak sama anggota-anggota.

H           : Oh begitu pak. Trus setelah pemilihan dan bapak terpilih, apa yang menjadi alasan bapak kok bersedia menjadi ketua komunitas peternak di sini?

S            : Karena sudah terpilih sama anggota itu tadi mbak. Sudah dipercaya sama anggota. Sudah dipercaya masak saya menolak.

H           : Kalau sistem pemilihan ketua komunitas peternak sendiri di desa ini seperti apa pak?

S            : Yaaa, semacam apa ya mbak. Pilihan gitu mbak.

H           : Semacam pemilu gitu ya pak?

S            : Ya, bener mbak pemilu. Kayak pemilu presiden gitu mbak.

H           : Apa ada syarat untuk menjadi ketua kelompok ternak pak?

S            : Ada mbak, kalau mau jadi ketua itu harus sudah jadi anggota kelompok ternak dulu. Minimal 1 tahun jadi anggota ternak baru boleh jadi ketua. Jadi anggota ternak itupun juga ada syaratnya mbak. Dikatakan anggota itu jika sudah menyetor susu kepada kopsae selama minimal 6 bulan.

H           : Oooh, gitu ya pak. Terus tugas bapak sebagai ketua komunitas peternak itu apa aja pak?

S            : Kepanjang tanganan dari anggota. Saya itu yang menyampaikan aspirasi dari anggota-anggota ternak kepada pengurus kopsae dan yang menyampaikan aspirasi dari pengurus kopsae ke anggota peternak mbak. Yang lain ada juga mbak, itu melayani anu, pakan ternak gitu lho mbak.

H           : Oh iya pak. Saepro yang dari Kopsae itu ya pak?

S            : Ya, iya mbak. Saya yang mengurusi saepronya.

H           : mengurusi saepronya maksudnya seperti apa ya pak? Pendistribusiannya gitu atau apanya pak?

S            : Naah, iya mbak.

H           : Jadi peternak itu ga langsung beli Saepronya di kopsae situ ya pak? Harus melalui bapak kalau mau beli saepro?

S            : Iya mbak, peternak itu belinya melalui saya. Saya yang melayani kalau ada peternak yang mau beli saepro. Jadi saya ke kopsae baru saya berikan kepada para peternak.

H           :  Kalau organisasi peternak di sini sering ada kumpul-kumpul anggota gitu ga pak?

S            : Ooo ada mbak. Ada acara bulanan untuk peternak di sini mbak. Ada juga kumpul-kumpul triwulan.

H           : Kalau acara kumpul-kumpul kayak gitu apa saja yang biasanya dilakukan pak?

S            : Memberi aspirasi dan masukan-masukan, memberi contoh bagaimana cara merawat ternak yang baik. Informasi-informasi tentang ternak gitu mbak, penyuluhan-penyuluhan.

H           : Kalau ada kumpul-kumpul gitu, semua peternak pasti hadir atau hanya sebagian aja pak yang mau datang?

S            : Semua peternak. Kan diundang gitu mbak. Saya undangi semua peternak-peternaknya. Kalaupun ada yang ga datang itu salahnya anggota, nanti anggota itu sendiri yang ketinggalan informasi mbak.

H           : Ooh, jadi begitu ya pak. Aktif ya pak peternak-peternak disini pak.

S            : Iya mbak, aktif peternak-peternak sini ini mbak.

H           : Dengan jabatan bapak sebagai ketua komunitas peternak, bapak merasa punya pengaruh ga di desa ini?

S            : Punya mbak, karena saya yang memiliki pengaruh juga kalau tentang harga susu. Saya yang ikut-ikut rapat sama pengurus kopsae mbak.

H           : Bapak sudah berapa lama menjabat sebagai ketua komunitas peternak?

S            : Saya sudah dua kali mbak terpilih jadi ketua.

H           : kontribusi apa saja yang bapak rasa sudah bapak berikan terhadap peternak desa Wiyurejo?

S            : Apa ya mbak. Maksudnya gimana ya mbak?

H           : Maksud saya bapak merasa sudah melakukan apa aja untuk para peternak desa Wiyurejo.

S            : Kalau itu saya biasa ngasih informasi mbak, biar susu yang dihasilkan anggota itu baik, sesuai dengan tes BJ yang sudah ditentukan, sapinya sehat, kasih makan yang baik, proteinnya yang seimbang.

H           : Hal-hal seperti itu bapak tahu darimana?

S            : saya kan juga dapat penyuluhan-penyuluhan dari kopsae mbak. Jadi saya banyak tahu tentang bagaimana cara tentang merawat sapi yang baik itu seperti apa.

H           : Itu penyuluhan yang 3 bulan sekali untuk semua peternak atau hanya untuk bapak saja?

S            : Ya engga, perwakilan saya dan teman saya. Jadi di desa Wiyurejo ini ya mbak ga cuma saya yang menjadi ketua kelompok ternak. Ada 2 orang teman saya juga yang menjadi ketua. Kalau di sini kan ada 11 RT, nah itu dibagi 3 wilayah untuk 3 orang ketua mbak.

H           : Bapak sudah berapa lama menjabat jadi ketua kelompok ternak disini pak?

S            : saya sudah 7 tahun lebih mbak jadi ketua. Sudah dipilih 2 kali oleh anggota.

H           : Oh begitu ya pak. Kalau pak Sugeng mimpin wilyah mana saja ya pak?

S            : Kalau saya yang jadi ketua untuk RT 01, 02, dan 03 mbak. Selebihnya ya 2 orang teman saya tadi. Namanya pak Suwandi dan pak Sumadi. 

H           : Kalau mengenai keuntungan dari menjadi seorang ketua apa aja pak?

S            : Yaa untung saya. Kalau dulu saya tidak tahu tentang koperasi, sekarang jadi tahu. Dulu saya tidak tahu cara merawat sapi yang baik, sekarng saya jadi tahu karena sering ikut penyuluhan dari kopsae dan kemudian saya yang memberi penyuluhan kepada peternak didesa.

H           : Kalau dalam hal lain misalnya pak? Seperti misalnya bapak merasa lebih dihormati setelah menjabat menjadi ketua komunitas peternak, merasa sperti itu ga pak?

S            : Kalau dari saya sendiri itu ga merasa seperti ibu mbak. Ya sama gitu lho mbak kayak peternak lainnya. Kalau saya di kopsae ya saya memang ketua, tapi kalau sudah kembali kerumah ya saya kembali kayak anggota seperti biasa.

H           : Biasanya kan kalau orang yang menjabat jadi seorang ketua dalam suatu organisasi itu lebih dipandang sama masyarakat dan anggota pak.

S            : iya sih mbak, tapi saya sepertinya tidak merasa seperti itu. Saya juga ya memang tidak ingin dapat penghormatan. Tidak karena saya menjadi ketua terus saya ingin anggota itu semua jadi hormat kepada saya. (jawab pak Sugeng sambil tertawa)

H           : Sebelumnya maaf ya pak, bapak sebagai ketua komunitas peternak ini di beri gaji atau tidak pak?

S            : Kalau dari mana? Dari kopsae?

H           : iya pak.

S            : Kalau dari kopsae iya saya dapat mbak.

H           : Berapa ya pak kalau boleh tau gaji menjadi seorang ketua kelompok ternak?

S            : Yaa, segitulah mbak. Sedikit ya ga sedikit, banyak juga ya ga banyak.

H           : Ada ga pak kerugian yang bapak rasakan selama menjasdi ketua kelompok ternak?

S            : Kerugian kayaknya ga ada mbak. Paling ya kerugian pikiran aja gitu mbak.

H           : kerugian pikiran seperti apa ya pak?

S            : Yaa kalau ada susu dari anggota yang jelek dan ditolak sama kopsae itu saya yang dipanggil pengurus mbak. Kok susu anggotanya jelek seperti itu. Jadi saya sebagai ketua yang bertanggung jawab mbak.

H           : Oooh, jadi kualitas susu itu bapak juga ya yang bertanggung jawab. Memangnya apa aja pak yang bikin kualitas susu itu jadi jelek?

S            : Banyak mbak penyebabnya. Seperti kalau sapinya stress itu susu yang dihasilkan juga ikut jelek mbak. Ada yang lain juga mbak, karena dicampur air susunya itu mbak.

H           : Dicampur air? Biar jumlah susunya jadi banyak gitu ya pak?

S            : Iya mbak. Kalau ditambah air kan kualitas susunya jadi turun dan jelek. Karna itulah post ga mau nerima susunya.

H           : Masih ada pak yang suka melakukan hal seperti itu pak?

S            : Masih mbak, tapi ya ga semua orang. Cuma orang-orang yang bandel aja yang nyampur susunya pake air. Pernah mbak ada yang susunya dicampur air dan ditolak oleh kopsae. Akhirnya dia mengadu kepada saya karena susunya ditolak. Terus saya dan petugas post mengecek langsung dan ternyata susu yang saya test itu sedikitm tidak sebanyak yang biasanya disetor oleh anggota itu. Akhirnya saya tegur dan saya nasehati agar tidak mencampur susunya dengan air. Tapi ternyata anggota itu mengira saya ada niat buruk dan perasaan tidak senang terhadap dia dan melaporkan saya ke kopsae pusat. Akhirnya test kembali dilakukan dan tuduhan terhadap saya itu tidak benar.

H           : Pernah ya ternyata pak kejadian sampai seperti itu. Terus anggota yang bandel itu dapat sanksi tidak pak?

S            : Iya dapat mbak, di skros sama kopsae saleman 2 minggu mbak.

H           : Skrosnya dalam hal apa saja pak?

S            : jadi selama 2 minggu itu tidak boleh menyetor susu ke post dan juga tidak mendapat vaksin dan perawatan kalau sapinya sakit gitu lho mbak. Yang lebih lagi itu dari masyarakat mbak. Orang-orang sini itu minta supaya anggota yang badel itu dicoret dari keanggotaan kopsae. Tapi saya rasa tidak perlu sampai mencoret anggota tersebut dari kopsae. Setelah dua minggu saya cabut skorsnya mbak, karena hanya saya yang berhak mencabut skrosnya. Saya kasian gitu lho mbak kalau sampai dia di coret dari keanggotaan.

H           : Kalau yang suka bandel gitu itu peternak yang seperti apa ya pak?

S            : Kalau yang suka bandel itu yang dari peternak sedang mbak. Kalau peternak miskin itu justru ga berani macem-macem mbak.

H           : oh, begitu ya pak. Kalau petani kaya juga tidak ada yang bandel seperti itu pak?

S            : Oh engga mbak, yang kaya itu malah juga ga pernah nyampur susunya pake air. Karena susu yang dihasilkan sama peternak kaya kan itu jumlahnya banyak mbak, sedangkan kalau sampai susu yang banyak itu ditolak oleh kopsae mereka akan rugi besar.

H           : Oooh, iya ya pak. Bener bener kalau gitu. Oh iya pak, harapan bapak terhadap peternak di desa Wiyurejo itu apa saja ya pak?

S            : Yaaaa, kalau saya sih pengennya peternak sini ini lebih bisa meningkatkan kualitas susunya gitu mbak.

H           : Kalau harapan terhadap kopsaenya pak?

S            : Kalau menurut saya ya kopsae sudah cukup mesejahterkan peternak disini. Jadi kalau bisa ya lebih ditingkatkan lagi pelayanannya terhadap peternak gitu mbak.

H           : Amin, semoga bisa terwujud ya pak harapan baik bapak terhadap peternak dan Kopsae. Kalau Seandainya bapak ditunjuk lagi untuk jadi ketua di pemilihan selanjutnya, apakah bapak mau?

S            : Saya ya ga ngoyo untuk jabatan ketua lagi mbak. Tapi kalau seandainya masih dipercaya oleh anggota, saya akan jalani mbak.

H           : jadi tergantung pada kepercayaan anggota terhadap bapak ya. Oh iya pak, sepertinya cukup ini saja yang saya tanyakan. Terimakasih banyak ya pak sudah meluangkan waktunya.

S            : Oalah, iya mbak sama-sama. Jangan sungkan-sungkan mbak kalau ada yang perlu ditanyakan, tanya saja sama saya.

H           : Iya pak, terimakasih ya atas bantuannya. Saya permisi ke belakang dulu ya pak. Assalamualaikum.

S            : Waalaikumsalam mbak.

 

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :