MUHAMMAD ALHADA FUADILLAH HABIB

Belajar dari Masyarakat

**_* *_* *_* *_* *_* *_**

Find Me on Facebook


    ..:: Selamat Datang di ALHADA'S WEBSITE ..::.. Semoga ALHADA'S WEBSITE Bermanfaat Bagi Semua Kalangan ..::.. Jangan Lupa Kalau Mau Mengambil Isi dari Website Ini Harap Mencantumkan Sumbernya ..::.. http://alhada-fisip11.web.unair.ac.id ..::.. Terimakasih Atas Kunjungan Anda ::..

ANALISIS SISTEM SOSIAL DALAM KOMUNITAS ABC (Airlangga Bojonegoro Community)

diposting oleh alhada-fisip11 pada 11 November 2012
di Esay - 1 komentar

 

A. LATAR BELAKANG

 

Dalam kehidupan masyarakat dan atau dalam kehidupan akademis, kita tidak pernah lepas dari kebutuhan berkelompok.  Kenyataan tersebut tidak dapat kita pungkiri karena sejatinya manusia selalu bergantung dengan orang lain. Dalam usaha untuk melangsungkan kehidupannya, manusia akan memilih hidup dalam kelompok-kelompok atau komunitas tertentu untuk hanya sekedar menjadi bagian dari kelompok tertentu, bahkan sampai mencukupi kehidupannya dari kelompok atau komunitas tersebut.

 

 Komunitas atau bisa dibilang sebagai kelompok sosial merupakan kesatuan sosial yang terdiri dari kumpulan individu-individu yang hidup bersama dngan mengadakan hubungan timbal balik yang cukup intensif dan teratur, sehingga daripadanya diharapkan adanya pembagian tugas, struktur, serta norma-norma teertentu yang berlaku bagi mereka. Kelompok sosial tersebut bisa berbentuk kelompok sosial teratur-tidak teratur, kelompok primer-sekunder, kelompok formal-informal, sampai kelompok referensi-membership.

 

Adapun dalam komunitas tersebut pastinya terjadi adanya hubungan saling timbal balik dan ikatan antar anggota dalam sebuah komunitas tersebut. Ini menandakan adanya suatu sistem yang mengatur berjalannya komunitas tersebut. Sejatinya, apakah sistem itu ? Lalu apa perbedaannya dengan sistem sosial ? Apa sajakah komponen didalamnya ? Bagaimana sebuah sitem sosial bisa mengatur suatu komunitas tertentu ?

 

Berawal dari keingintahuan kami tersebut , maka kami ingin mengupas lebih jauh mengenai sistem dan sistem sosial serta dampaknya bagi keberlangsungan suatu komunitas. Mengingat tugas Mata kuliah Sistem Sosial Budaya Indonesia berbentuk makalah pendek, maka kami mengerjakannya pun kami buat dengan format sederhana yang menguraikan isi serta pembahasan setelah rumusan masalah.

 

B. RUMUSAN MASALAH

 

Adapun rumusan masalah yang kami angkat berkaitan dengan keingintahuan kami untuk memahai lebih dalam tentang :

  1. Apakah sistem itu ?
  2. Dan apa pula yang dimaksud dengan sistem sosial ?
  3. Bagaimanakah contoh konkret sebuah sistem sosial itu sangat penting fungsinya bagi keberlangsungan suatu komunitas ?

 

C. TUJUAN

 

Adapun tujuan penyusunan makalah in tidak lain terkait rumusan masalah kami yaitu :

  1. Ingin mengetahui dan memahami lebih dalam pengertian dari sistem.
  2. Ingin mengetahui dan memahami lebih dalam pengertian dari sistem sosial.
  3. Ingin memahami seberapa penting fungsi sistem sosial secara konkret dalam sebuah komunitas.

 

D. MANFAAT

 

Makalah ini bermanfaat secara akademis sebagai referensi dalam memahami sistem sosial yang ada dalam masyarakat dari berbagai bentuk komunitas yang berbeda-beda.

 

E. ISI DAN PEMBAHASAN

 

Dari segala aspek kehidupan, kita tidak bisa terlepas dari peranan sistem dimana sistem itulah yang menyokong berjalannya suatu kehidupan, bai dalam komunitas-komunitas kecil hingga yang lebih besar yang dapat dicontohkan sperti Negara. Kami akan menguraikan satu persatu pengertian dari sistem dan sistem sosial.

 

Sistem berasal dari bahasa Yunani, systema, yang memiliki arti sehimpunan dari bagian atau komponen-komponen yang saling berhubungan satu sma lain secara teratur dan merupakan sutu keseluruhan. Talcott Parsion kemudian mempertegas dengan menunjuk pada adanya interdependensi antar komponen di dalam sebuah system tersebut.

 

Adapun suatu kehidupan social, kata Talcott Parson bisa dikatakan sebagai sebuah system social apabila kehidupan tersebut dilihat dari keseluruhan atau totalitas dari bagian-bagian atau unsur-unsur yang saling berhubungan satu sama lain, saling tergantung, dan berada dalam satu kesatuan. Dengan kata lain, sebuah system social kemudian dapat didefinisikan sebagai suatu pola interaksi yang terdiri dari komponen-komponen social yang teratur dan melembaga.

 

Jika kita kaitkan dengan contoh konkretnya dalam masyarakat, disini kami mengambil contoh suatu komunitas yaitu ABC (Airlangga Bojonegoro Community) yaitu komunitas anak-anak Bojonegoro yang sedang menempuh study di Universitas Airlangga Surabaya. Berlatar dari komunitas yang memang sedang kami jalani, kemudian kami berusaha mengaitkan konsep system social dengan komunitas ABC untuk mendalami pemahaman kami mengenai system social yang berjalan dalam suatu komunitas.

 

Berbicara mengenai system social, pasti akan kita temui istilah komponen. Adapun komponen-komponen dari system social dalam suatu masyarakat atau dipersempit lagi dalam komunitas tertentu yaitu peran social dari masing-masing anggota masyarakat atau anggota komunitas.

 

Contoh konkretnya dikaitkan dengan komunitas ABC, maka komponen-komponen yang ada didalamnya yaitu peran dari masing-masing anggota komunitas itu. Katakanlah ketua ABC, maka sesuai dengan statusnya, ia memiliki peran sebagai leader yang menggerakkan para anggotanya dan bertanggung jawab atas berjalan atau tidaknya komunitas tersebut dalam mencapai tujuan yang di cita-citakan. Begitu pula peran dari pengurus lainnya, seperti peran sekretaris, bendahara, kepala divisi, sampai anggota dari komunitas ABC itu sendiri. Mereka memiliki peranannya masing-masing. Sebagai sekretaris, sebagai bendahara yang mengatur keuangan, kepala divisi yang menggerakkan anggota-anggotanya dalam menyusun program kerja serta merealisasikan proker tersebut, dan anggota-anggota yang menyokong tetap berjalannya komunitas ABC tersebut.

 

Jika ketua menugaskan kepala divisi, katakanlah Pengabdian Masyarakat untuk segera menjalankan program kerja, maka contoh dari system social tersebut mulai berjalan. Kepala divisi Pengmas akan menugasi anggota-anggotanya untuk menyusun konsep prokernya. Lalu Divisi Pengmas sendiri belum bisa mencari dana jika belum mendapat tanda tangan ketua dan sekretaris, serta dana dari bendahara atau pihak sponsorship. Setelah proker selesai dilaksanakan, maka akan ada evaluasi dari ketua untuk divisi-divisi yang telah melaksanakan prokernya. Jadi, peran-peran social sebagai komponen system social itu saling tergantung dan saling berhubungan. Disinilah terlihat jelas bahwa system social dalam komunitas ABC ini berjalan demi mencapai tujuannya yaitu sebagai sarana berkumpulnya para putra daerah Bojonegoro yang sedang menempuh study di Universitas Airlangga dan sebagai sarana pengabdian para insan akademisi untuk berkontribusi nyata bagi perkembangan Bojonegoro yang lebih baik melalui pemupukan para pemuda, generasi penerus bangsa.

 

Dapat dibayangkan jika ketua ada, sekretaris, bendahara dan pengurus inti lengkap, namun tanpa anggota, maka komunitas tersebut juga akan cacat. Atau mungkin semuan lengkap beserta anggotanya, namun tidak jelas pembagian status dan peran di dalamnya, dan semua mempunyai kedudukan yang sama-sama samar, maka komunitas itu juga akan kacau. Atau mungkin ada komponen-komponennya lengkap, struktur jelas, akan tetapi tidak ada saling keterikatan antar komponen dan terkesan berjalan sendiri-sendiri, maka ini juga tidak bisa dikatakan sebagai system social. Tidak ubahnya seperti rakitan mobil awut-awutan, semua dipasangkan tanpa memperhitungkan kecocokan anatar komponen, kemudian rakitan tersebut tidak memiliki aturan, fungsi dan tujuannya sebagai satu kesatuan system yang saling terkait, berhubungan dan saling terinterdependensi.

 

F. DAFTAR PUSTAKA :

Narwoko, Dwi J. (ed.) . 2011. SOSIOLOGI : Teks Pengantar dan Terapan. Jakarta : Kencana.

 

 

1 Komentar

zdudnsdReME

pada : 14 January 2013


"Wooohh, hebat..!! Tulisan ini berhasil meabkmtuu tetap terus membaca hingga titik terakhir, padahal biasanya aku gak terlalu suka tulisan bergenre seperti ini..Good job! Kalimatnya efektif, gak ada yang terasa sia-sia . Nice writing!"


Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :