MUHAMMAD ALHADA FUADILLAH HABIB

Belajar dari Masyarakat

**_* *_* *_* *_* *_* *_**

Find Me on Facebook


    ..:: Selamat Datang di ALHADA'S WEBSITE ..::.. Semoga ALHADA'S WEBSITE Bermanfaat Bagi Semua Kalangan ..::.. Jangan Lupa Kalau Mau Mengambil Isi dari Website Ini Harap Mencantumkan Sumbernya ..::.. http://alhada-fisip11.web.unair.ac.id ..::.. Terimakasih Atas Kunjungan Anda ::..

SKI FISIP UNAIR MERUPAKAN SALAH SATU BENTUK KOMUNITAS YANG DAPAT DIANALOGIKAN SEBAGAI SUATU SISTEM SOSIAL

diposting oleh alhada-fisip11 pada 04 October 2012
di Makalah - 3 komentar

 

BAB I

PENDAHULUAN

 

A. Latar Belakang

          Di zaman yang modern seperti sekarang ini, pemahaman tentang sistem sosial masih belum maksimal dikuasai oleh para intelektual Indonesia seperti mahasiswa, mereka belum mampu memahami konsep dari "sistem" yang sebenarnya sangat sering mereka dengar. Salah satu contoh yaitu ketika para mahasiswa sedang berdemonstrasi menentang korupsi di suatu lembaga milik pemerintah, mereka dengan lantang meneriakkan “Rubah Sistem Pemerintahan”, “Hidup Sistem”, dan sebagainya. Namun pada kenyataannya ada seseorang yang bertanya kepada mereka apakah sistem itu mereka hanya menjawab “Pokoknya sistm ya sistem” tanpa mengerti maksut dan pemahaman tentang sistem itu sendiri.

          Sebenarnya suatu sistem itu banyak dan sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari, namun pemahaman tentang sistem itu sendiri masih sangat sulit untuk dimengerti sehingga pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan tentang pengertian sebuah sistem dan juga sistem sosial yang sering kita temui di dalam masyarakat. Agar lebih mudah untuk memahami sebuah sistem sosial maka dalam penjelasan nanti akan saya analogikan dalam suatu komunitas yaitu SKI FISIP UNAIR.

 

B. Rumusan Masalah

Dari latar belakang diatas, maka rumusan masalah dalam makalah ini yaitu:

  1. Apakah pengertian dari sistem?
  2. Apakah pengertian dari sistem sosial?
  3. Apakah pengertian dari komunitas?
  4. Apa itu SKI FISIP UNAIR?
  5. Bagaimanakah analogi SKI FISIP UNAIR sebagai sebuah sistem sosial?

 

C. Tujuan

Dalam makalah ini tujuan yang ingin dicapai yaitu:

1)      Mengetahui pengertian dari sistem?

2)      Mengetahui pengertian dari sistem sosial?

3)      Mengetahui pengertian dari komunitas?

4)      Mengetahui apakah SKI FISIP UNAIR?

5)      Mengetahui  bagaimana analogi SKI FISIP UNAIR sebagai sebuah sistem sosial?

 

 

 

BAB II

PEMBAHASAN

 

A. Pengertian Sistem

        Sistem berasal dari bahasa Latin (systēma) dan bahasa Yunani (sustēma)  adalah sekumpulan unsur / elemen yang saling berkaitan dan saling mempengaruhi dalam melakukan kegiatan bersama untuk mencapai suatu tujuan.

Contoh :

Sistem Komputer terdiri dari Software, Hardware, dan Brainware. Ketiga komponen ini saling berinterelasi sehingga apabila ada salah satu yang rusak atau tidak bisa bekerja (melakukan peranannya), maka komponen lain tidak akan bisa melakukan tugasnya untuk mencapai tujuan. Sehingga dalam sebuah sistem peran dari semua komponen sangatlah penting karena mereka tidak akan dapat bekerja hanya seorang diri dalam mencapai sebuah fungsi atau tujuan.

 

Definisi sistem menurut para ahli :

  1. Ludwig Von Bartalanfy

Sistem merupakan seperangkat unsur yang saling terikat dalam suatu antar relasi diantara unsur-unsur tersebut dengan lingkungan.

  1. Anatol Raporot

Sistem adalah suatu kumpulan kesatuan dan perangkat hubungan satu sama lain.

  1. L. Ackof

Sistem adalah setiap kesatuan secara konseptual atau fisik yang terdiri dari bagian-bagian dalam keadaan saling tergantung satu sama lainnya.

  1. L. James Havery

Menurutnya sistem adalah prosedur logis dan rasional untuk merancang suatu rangkaian komponen yang berhubungan satu dengan yang lainnya dengan maksud untuk berfungsi sebagai suatu kesatuan dalam usaha mencapai suatu tujuan yang telah ditentukan.

  1. John Mc Manama

Menurutnya sistem adalah sebuah struktur konseptual yang tersusun dari fungsi-fungsi yang saling berhubungan yang bekerja sebagai suatu kesatuan organik untuk mencapai suatu hasil yang diinginkan secara efektif dan efesien.

  1. C.W. Churchman

Menurutnya sistem adalah seperangkat bagian-bagian yang dikoordinasikan untuk melaksanakan seperangkat tujuan.

  1. J.C. Hinggins

Menurutnya sistem adalah seperangkat bagian-bagian yang saling berhubungan.

  1. Edgar F Huse dan James L. Bowdict

Menurutnya sistem adalah suatu seri atau rangkaian bagian-bagian yang saling berhubungan dan bergantung sedemikian rupa sehingga interaksi dan saling pengaruh dari satu bagian akan mempengaruhi keseluruhan.


        Syarat-syarat sistem :

1. Sistem harus dibentuk untuk menyelesaikan masalah.

2. Elemen sistem harus mempunyai rencana yang ditetapkan.

3. Adanya hubungan diantara elemen sistem.

4. Unsur dasar dari proses (arus informasi, energi dan material) lebih penting dari

pada elemen sistem.

5. Tujuan organisasi lebih penting dari pada tujuan elemen.

 

B. Pengertian Sistem Sosial

Menurut Jabal Tarik Ibrahim dalam bukunya Sosiologi Pedesaan, sistem sosial adalah sejumlah kegiatan atau sejumlah orang yang mempunyai hubungan timbal balik yang relatif konstan, serta hubungan tersebut berlangsung secara terus menerus.

Dari pengertian diatas terdapat tiga hal pokok dalam sebuah sistem sosial yaitu :

a. Dalam setiap "sistem sosial" ada sejumlah orang dan kegiatannya.

b. Dalam sustu "sistem sosial", orang-orang dan atau kegiatan-kegiatan itu berhubungan secara timbal-balik.

c. Hubungan yang bersifat timbal-balik dalam suatu "sistem sosial" bersifat konstan.

Dari uraian diatas menunjukkan bahwa "sistem sosial" merupakan kesatuan yang terdiri dari bagian-bagian (elemen atau komponen), yaitu :

a. orang dan atau kelompok beserta kegiatannya.

b. Hubungan sosial, termasuk di dalamnya norma-norma, dan nilai-nilai yang mengatur hubungan antar orang atau kelompok tersebut.

"Sistem sosial" merupakan ciptaan dari manusia, dalam hal ini "sistem sosial" terjadi karena manusia adalah makhluk sosial. Ada beberapa hal yang membuat manusia menciptakan "sistem sosial", antara lain karena :

a. Manusia mempunyai kebutuhan dasar biologi tertentu seperti pangan, papan, sandang dan seks.

b. Untuk memuaskan kebutuhan ini, manusia tergantung pada organisasi-organisasi kemasyarakatan.

c. Kenyataan di atas menciptakan kebutuhan-kebutuhan lain, yaitu kebutuhan sistem pada diri individu.

d. Pada akhirnya manusia berusaha untuk memaksimumkan kepuasan dari kebutuhan dirinya.

"Sistem sosial" mempengaruhi perilaku manusia, karena di dalam suatu "sistem sosial" tercakup pula nilai-nilai dan norma-norma yang merupakan aturan perilaku anggota-anggota masyarakat. Dalam setiap "sistem sosial" pada tingkat-tingkat tertentu selalu mempertahankan batas-batas yang memisahkan dan membedakan dari lingkungannya ("sistem sosial" lainnya). Selain itu, di dalam "sistem sosial" ditemukan juga mekanisme-mekanisme yang dipergunakan atau berfungsi mempertahankan "sistem sosial" tersebut.

 

C. Pengertian Komunitas

        Istilah kata Komunitas berasal dari bahasa latin communitas yang berasal dari kata dasar communis yang artinya masyarakat, publik atau banyak orang. Wikipedia bahasa Indonesai menjelaskan Pengertian Komunitas sebagai sebuah kelompok sosial dari beberapa organisme yang berbagi lingkungan, umumnya memiliki ketertarikan dan habitat yang sama. Dalam komunitas manusia, individu-individu di dalamnya dapat memiliki maksud, kepercayaan, sumber daya, preferensi, kebutuhan, risiko dan sejumlah kondisi lain yang serupa.

Definisi komunitas menurut beberapa ahli:

Menurut Soenarno (2002), Definisi Komunitas adalah sebuah identifikasi dan interaksi sosial yang dibangun dengan berbagai dimensi kebutuhan fungsional.

Menurut Kertajaya Hermawan (2008), Komunitas adalah sekelompok orang yang saling peduli satu sama lain lebih dari yang seharusnya, dimana dalam sebuah komunitas terjadi relasi pribadi yang erat antar para anggota komunitas tersebut karena adanya kesamaan interest atau values.

        Secara Singkat pengertian dari komunitas yaitu Sekelompok orang yang mempunyai ketertarikan dan minat yang sama, misalnya agama, pekerjaan, suku, ras,  maupun berdasarkan kelainan seksual yang secara sadar membentuk suatu perkumpulan yang terorganisir.

 

D. Tentang SKI FISIP UNAIR

            SKI FISIP UNAIR yang merupakan kepanjangan dari Sie Kerohanian Islam Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga. Komunitas ini terbentuk atas dasar kesamaan kepercayaan, ketertarikan, dan juga tujuan. Anggota dari komunitas ini memiliki kepercayaan yang sama yaitu beragama Islam dan juga memiliki ketertarikan yang sama dalam hal pengembangan pengetahuan tentang ajaran agama Islam melalui kajian-kajian keagamaan, pelatihan dakwah, ukhuwah Islamiah, sehingga mereka dapat saling mengingatkan, membantu, dan berbagi dalam hal kebaikan. Tujuan yang ingin mereka capai juga sama yaitu ingin berda’wah yaitu mengajak seluruh mahasiswa FISIP UNAIR yang beragama Islam agar selalu bertakwa kepada Allah SWT.

            Komunitas SKI FISIP UNAIR ini juga memiliki struktur organisasi serta departemen-departemen yang mengurusi bidang-bidang tertentu. Struktur organisasi tersebut terdiri dari Ketua, Wakil Ketua, Sekertaris, Bendahara, Kepala Departemen, dan Anggota. Departemen-departemen yang ada di SKI FISIP UNAIR tersebut yaitu Departemen Kaderisasi, Infokom, Kemuslimahan, Syi’ar, Biro Danus, dan Biro PBA. Diantara semua departemen tersebut memang memiliki peran masing-masing untuk terselenggaranya tujuan organisasi. Seperti peran ketua sebagai penaggung jawab dan pemimpin semua kegiatan organisasi, Wakil ketua sebagai pembantu atau pengganti peran ketua ketika ketua ada halangan, peran sekertaris sebagai pencatat dan pembuat surat-surat dalam kegiatan organisasi, peran bendahara sebagai pemegang uang organisasi, dan juga peran ketua departemen sebagai penanggung jawab setiap departemen yang mereka pimpin.

            Peran masing-masing departemen tersebut yaitu: Kaderisasi berperan dalam penerimaan anggota baru dan mengkader mereka agar bisa menyesuaikan diri dengan organisasi, Infokom berberan dalam hal pemberian info atau berita kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan oleh organisasi agar diketahui oleh masyarakat sasaran, Kemuslimahan berberan dalam pemberian ilmu-ilmu khusus yang penting dimiliki oleh wanita muslim, Syi’ar berperan dalam kegiatan kajian-kajian dan syi’ar ajaran agama Islam baik bagi anggota maupun bagi seluruh mahasiswa FISIP yang beragama Islam, Biro Danos berberam dalam pelaksanaan program pencarian dan penyaluran dana sosial yang akan disumbangkan atau digunakan untuk kegiatan organisasi yang bermanfaat, dan Biro PBA berperan dalam hal pelatihan baca-tulis Al-Qur’an mahasiswa FISIP UNAIR.

 

E. Analogi SKI FISIP UNAIR Sebagai Sistem Sosial

            Telah dijelaskan di depan bahwa sistem merupakan himpunan dari beberapa komponen yang saling berinterdependensi (saling bergantung) satu sama lain secara teratur sesuai aturan dalam rangka menghasilkan suatu fungsi/tujuan. Serta sistem sosial merupakan sehimpunan orang yang saling bergantung satu sama lain secara teratur sesuai aturan yang telah ditentukan dalam rangka mencapai tujuan yang diinginkan.

            Dari definisi diatas dapat kita analogikan SKI FISIP UNAIR sebagai sebuah sistem, peran dari masing-masing anggota sangatlah dibutuhkan untuk mencapai tujuan. Telah dijelaskan diatas bahwa tujuan dari komunitas ini adalah untuk berda’wah yaitu mengajak seluruh mahasiswa FISIP UNAIR yang beragama Islam agar selalu bertakwa kepada Allah SWT. Untuk mencapai tujuan tersebut peran dari masing-masing anggota yang menduduki jabatan tertentu maupun yang hanya sebagai anggota sangatlah dibutuhkan. Misalnya jika salah satu peran tidak berjalan seperti departemen kaderisasi ngambek dan tidak mau bekerja, pasti komunitas tersebut akan kesulitan untuk merekrut anggota baru sebagai generasi penerus, dan jika masalah ini tidak diatasi komunitas ini pasti akan kehabisan anggota. Contoh lain misalnya semua anggota marah dan tidak mau mengikuti dan membantu kegiatan organisasi, pasti kegiatan organisasi tersebut tidak akan berjalan seperti yang diharapkan. Kemudian jika Sekertaris sakit hati dan tidak bersedia mencatat dan membuatkan surat-surat yang dibutuhkan, pasti suatu kegiatan akan sulit terlaksana.

 

Jika kita pilah-pilah komunitas SKI FISIP UNAIR tersebut sebagai sebuah sistem sosial maka akan kita ketahui bahwa:

1. Komponen dari sistem sosial tersebut terdiri dari peran anggota organisasi, seperti peran sebagai ketua, sekertaris, bendahara, ketua depertemen, dan anggota.

2. Interdependensi (keterkaitan) dalam komunitas tersebut yaitu didasarkan atas tujuan yang sama yaitu ingin mensyi’arkan ajaran agama Islam di kalangan mahasiswa FISIP UNAIR yang beragama Islam, keyakinan yang sama yaitu agama Islam, dan minat yang sama dalam belajar dan menanbah pengetahuan tentang ajaran agama Islam.

3. SKI FISIP UNAIR juga memiliki aturan yang harus dilakukan dan ditaati oleh setiap anggota, aturan-aturan tersebut tercantum dalam ADART SKI FISIP UNAIR yang secara garis besar aturan tersebut selaras dengan syari’at Islam. Seperti contoh anggota laki-laki dan anggota perempuan tidak boleh bercampur dalam kegiatan organisasi seperti ketika musyawarah harus menggunakan hijab (pemisah)

4. Tujuan dari komunitas ini yaitu mencetak angota dan juga seluruh mahasiswa FISIP UNAIR agar selalu bertakwa kepada Allah dan bertindak (bertingkah laku) sesuai dengan ajaran Islam agar tercipta suatu kondisi fakultas yang damai, tentram, aman, sejahtera, dan selamat di dunia sampai akhirat.

 

 

 

BAB III

PENUTUP

 

A. Kesimpulan

            Sistem merupakan himpunan dari beberapa komponen yang saling berinterdependensi (saling bergantung) satu sama lain secara teratur sesuai aturan dalam rangka menghasilkan suatu fungsi/tujuan. Sistem sosial merupakan sehimpunan orang yang saling bergantung satu sama lain secara teratur sesuai aturan yang telah ditentukan dalam rangka mencapai tujuan yang diinginkan. Komunitas yaitu Sekelompok orang yang mempunyai ketertarikan dan minat yang sama, misalnya agama, pekerjaan, suku, ras,  maupun berdasarkan kelainan seksual yang secara sadar membentuk suatu perkumpulan yang terorganisir. SKI FISIP UNAIR merupakan kepanjangan dari Sie Kerohanian Islam Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga, merupakan salah satu bentuk komunitas sosial dalam bidang keagamaan. Sistem sosial dapat dianalogikan sebagai siatu komunitas dalam SKI FISIP UNAIR karena komunitas ini memenuhi ciri-ciri untuk dijadikan sebagai suatu sistem sosial.

 

B. Saran

            Diharapkan mahasiswa dapat memahami pengertian dari sistem sosial secara jelas, sebab sebagai seorang intelektual kita harus bisa mengetahui dan memahami sebuah kalimat yang sering sekali kita dengar dan bentuk dari sistem sosial itu sendiri sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Untuk itu, disarankan agar mahasiswa membaca dan mempelajari sistem sosial secara lebih mendalam dengan membaca buku maupun bertanya kepada orang lain yang lebih paham tentang hal-hal yang dirasa kurang jelas dari penjelasan sistem sosial yang sangat singkat dalam makalah ini.

 

 

REFERENSI

  • http://luphmama.wordpress.com/2010/02/15/pengertian_sistem/
  • http://laely-widjajati.blogspot.com/2010/01/pengertian-sistem-sosial-menurut.html
  • http://www.untukku.com/artikel-untukku/pengertian-komunitas-untukku.html
  • http://id.wikipedia.org/wiki/Komunitas
  • http://skifisipua.blogspot.com/

 

3 Komentar

fOAwIggCq

pada : 19 October 2012


"Selamat dan semoga ALLOH SWT seallu meridhoi. Semoga seallu sukses. Swmoga ALLOH SWT memberi semua (bahkan jauh-jauh lebih banyak) dari yg diinginkan (tp sejauh ini blm pernah tercapai), kalau itu yg terbaik buat adikku ytc. sekeluarga. InsyaAlloh. Amin3x. Maaf lahir batin juga. Smg ALLOH SWT menerima&meridhoi ibadah shaum Ramadhan kita dan segala ibadah Ramadhan kita lainnya. Amin, amin, Yaa Rabbal alamiin. Mas Tomo"


Dinda

pada : 31 October 2012


"Penjelasan tentang sistemnya sangat jelas,,,
Terimakasih ya..."


Alhada

pada : 01 November 2012


"Iya, sama2..."


Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :