MUHAMMAD ALHADA FUADILLAH HABIB

Belajar dari Masyarakat

**_* *_* *_* *_* *_* *_**

Find Me on Facebook


    ..:: Selamat Datang di ALHADA'S WEBSITE ..::.. Semoga ALHADA'S WEBSITE Bermanfaat Bagi Semua Kalangan ..::.. Jangan Lupa Kalau Mau Mengambil Isi dari Website Ini Harap Mencantumkan Sumbernya ..::.. http://alhada-fisip11.web.unair.ac.id ..::.. Terimakasih Atas Kunjungan Anda ::..

Indepth Interview Kepada Seorang Tokoh Politik

diposting oleh alhada-fisip11 pada 18 July 2012
di Penelitian - 2 komentar

            Di sebelah tempat pemakaman umum desa Panglungan, terdapat kediaman seorang warga yang adalah tokoh politik di daerah itu. Pak Warno, seorang warga Desa Panglungan, Kecamatan Wonosalam, Jombang, beliaulah salah satu anggota kader Partai Golkar.

             Menjelang sore sekitar pukul 15.00 WIB pada hari Sabtu, 26 Mei 2012, kesempatan untuk menggali beberapa informasi mengenai peran beliau dalam hal politis serta persepsi beliau mengenai kondisi seputar politik di desa tersebut gayung bersambut ketika beliau dapat ditemui di rumahnya. Sebelumnya, bapak yang telah bercucu tersebut tengah keluar rumah untuk memomong cucunya yang kebetulan saat itu ada acara "Bantengan" atau arak-arakan manten yang sangat ramai di rumah tetangganya.

            Pak Warno merupakan tokoh di Desa Panglungan yang berperan sebagai pelaksana dasar dalam kepartaian Partai Golkar atau sebagai kader partai tersebut. Beliau menyampaikan bahwa dalam berpartisipasi pada segala kegiatan kepartaiannya selalu hanya menunggu komando dari pihak yang menjabat tingkatan yang tinggi dari struktur partai tersebut. Hal ini membuat peran beliau baru berjalan ketika ada kegiatan-kegiatan tertentu dan keluarnya perintah dari atasan, sehingga pada hari-hari biasa seperti ketika wawancara ini berlangsung, beliau seolah-olah tidak menjalankan fungsi sama sekali. Namun demikian, tetap saja beliau dikenal sebagai tokoh politik yang senior oleh warga sekitar.

            Biasanya kegiatan kepartaian baru ramai dilaksanakan apabila mendekati saat-saat pemilu. Kegiatan tersebut seringkali berupa kampanye-kampanye dan perkumpulan musyawarah di kecamatan. Kampanye yang biasanya dilakukan dikemas dalam bentuk kegiatan yang melibatkan banyak warga masyarakat, seperti pengajian, kegiatan PKK, dan lain-lain yang kemudian baru di akhir kegiatan itu diperkenalkan kepada masyarakat tentang partai tersebut, termasuk tokoh-tokoh yang diusung dan diharapkan untuk dipilih masyarakat itu.

            Selain dalam bentuk-bentuk di atas, tujuan promosi dan pengkonstruksian kepercayaan masyarakat sekitar kepada Partai Golkar juga diimplementasikan melalui bantuan-bantuan dari partai kepada masyarakat. Bantuan tersebut diberikan kepada Desa Panglungan berupa pembenahan jalan dengan pemavingan di daerah Dusun Panglungan, serta perenovasian masjid di daerah Dusun Sranten. Pak Warno juga sempat menyebutkan bahwa ada warga yang juga menerima bantuan berupa renovasi rumah yang kurang layak huni atau disebut "bedah rumah", namun beliau kurang paham apakah bantuan itu datang dari partai atau dari pemerintah.

            Dalam pengkonstruksian kepercayaan masyarakat kepada pihak partai tersebut jarang sekali dilakukan kegiatan kunjungan dari orang-orang yang menjabat dan telah menjadi tokoh partai di daerah Panglungan. Beliau berpendapat, hanya waktu dekat-dekat pemilu saja kunjungan untuk mencari dukungan itu mulai marak, namun biasanya dilakukan di kecamatan, jarang sekali di desa-desa.

            Pak Warno menyampaikan bahwa dalam keberlangsungan kaderisasi dan segala kegiatan partai tersebut tidak ada sama sekali iuran yang diberikan dari anggota partai. Dana yang semestinya menjadi penyokong dalam setiap kegiatan kepartaian disuplai dari para pimpinan dalam struktur Partai Golkar. Oleh karena itu menurut beliau, orang-orang yang menjabat sebagai pimpinan dalam struktur partai harus memiliki kekayaan materi yang tinggi. Hal inilah yang menjadi salah satu faktor penting terpilihnya tokoh yang mencalonkan diri, terutama karena pengadaan kampanye yang mengeluarkan banyak biaya.

            Pembentukan struktur partai di tingkat daerah kecamatan dilakukan melalui proses musyawarah. Pemilihan ketua, wakil ketua, dan bendahara diselenggarakan di kecamatan dengan mengumpulkan beberapa orang kader dari tiap desa ke kecamatan untuk melakukan pemilihan tersebut sehingga struktur partai itu terbentuk secara formal. Pembentukan struktur yang kemudian mengusung beberapa orang tokoh untuk mewakili partai dalam pemilu di tingkat daerah itu dilalui dengan proses musyawarah karena para pemilih yang berasal dari kader di desa-desa hanya sejumlah kecil saja dan akan malah tidak efisien apabila dengan cara pencoblosan seperti pada pemilu. Namun sayangnya, menurut beliau, realitas yang terjadi seringkali bila ada seorang kader yang diusung dan terpilih menjadi pemimpin di daerah itu akan sulit untuk ditemui dibandingkan sebelum menjabat dahulu.

            Di kecamatan Wonosalam hanya ada tiga partai yang memiliki suara terbesar menurut keterangan beliau. Partai-partai itu antara lain Partai Golkar, PDI-P, dan PKB. Menurut Pak Warno, sejak dulu daerah Panglungan dan sekitarnya selalu didominasi oleh suara pendukung Partai Golkar, yang kedua PDI-P, dan kemudian PKB. Selain ketiga partai tersebut, ada beberapa partai yang memiliki porsi suara yang sangat kecil. Namun baru-baru ini, PDI-P adalah partai yang paling dominan. Hal ini sejalan dengan terpilihnya Pak Lurah atau Kepala Desa yang berasal dari PDI-P.

2 Komentar

onpwPaZVRMcc

pada : 07 August 2012


"burt : uhuhuh thnx man.. =) bjsieae ni.. nasib je kot dapat gambar camnih heheheh...nina : alamak, terharu plak nina cakap camtuh heheheh.. thnx thnxx =) saya akan mengkeep it up.. =)u too take care, kem salam Wan, Salam Ramadhan dan Eidulfitri yeh =)"


VihWlmkbotZJTk

pada : 09 August 2012


"hi mba dydy .pa kabar ? pertama tama: kutngugu tulisan berikutnya .terusnya: memang repot ngadepin mereka2 yg ga bisa ato ga ngerti bedanya baju2 hasil tangan or mesin Kalau dari pengalamanku yg repot adalah ngadepin calon pembeli or calon pemesan yg selalu bilang : kok mahal ya harganya/kok mahal ongkosnya ..trus masih ditambah lagi : di Bali,rajutannya murah2..kenapa ini mahal.. eh dia ga tau,benangnya juga beda kwalitasnya juga beda sorry .jadi curhat .tapi memang itulah yg selalu kita hadapi .GO CROCHET .GO KNITTING .."


Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :