MUHAMMAD ALHADA FUADILLAH HABIB

Belajar dari Masyarakat

**_* *_* *_* *_* *_* *_**

Find Me on Facebook


    ..:: Selamat Datang di ALHADA'S WEBSITE ..::.. Semoga ALHADA'S WEBSITE Bermanfaat Bagi Semua Kalangan ..::.. Jangan Lupa Kalau Mau Mengambil Isi dari Website Ini Harap Mencantumkan Sumbernya ..::.. http://alhada-fisip11.web.unair.ac.id ..::.. Terimakasih Atas Kunjungan Anda ::..

Pentingnya Pembelajaran Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan Pada Semua Jenjang Pendidikan

diposting oleh alhada-fisip11 pada 20 April 2012
di Esay - 3 komentar

          Pembelajaran PPKN pada semua jenjang pendidikan memang sangat penting diberikan untuk menumbuh kembangkan karakter  yang baik pada generasi penerus bangsa. Karakter yang baik tersebut yaitu karekter yang sesuai dengan identitas nasional indonesia yang sebenarnya yaitu yang sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila. Dalam pembelajaran PPKN kita diajarkan mengenai cara hidup berbangsa dan bernegara yang baik seperti contohnya yaitu pembelajaran mengenai pemahaman dan penerapan Nilai-nilai yang terkandung didalam Pancasila. Dalam pembelajaran ini kita diajarkan mengenai sejarah pembentukan pancasila yang dirumuskan secara bijak oleh tokoh-tokoh pendiri bangsa Indonesia dengan mengedepankan kepentingan dan kesejahteraan menyeluruh meliputi seluruh Indonesia. Para pendiri bangsa tersebut merumuskan pancasila dengan mampertimbangkan kebinekaan negara repeblik Indonesia ini dalam segala bidang. Agar pancasila sebagai dasar negara tersebut dapat menyetukan dan sesuai dengan seluruh masyarakat Indonesia. Jadi dalam pembuatannya ini dapat kita ambil pelajaran bahwa kita sebagai warga negara Indonesia harus memperhatikan kepentingan umum dengan tidak mengabaikan atau menganggap kaum minoritas sebagai hal yang tidak penting untuk diperhatikan. Sebab dalam perumusan pancasila ini saja memperhatikan seluruh aspek kehidupan di Indonesia baik itu dalam hal agama, budaya, ras, suku, dan sebagainya. Selain itu dalam PPKN juga mengajarkan kita mengenai penerapan dan pemahaman nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila. Seperti contohnya sila pertama. Dalam sila ini kita diajarkan untuk bertakwa kepada tuhan YME. Pembelajaran dan penerapan dari sila pertama ini sangatlah penting dilakuakan sebab jika kita telah menerapkan nilai yang terkandung dalam sila pertama ini di Indonesia ini pasti tidak akan ada kejahatan-kajahatan yang terjadi sebab semua masyarakat akan merasa takut berbuat dosa dan mereka akan selalu berbuat baik dimana saja sebab mereka akan meresa diawasi oleh Tuhan YMK. Dengan pemikiran masyarakat yang seperti itu kasus-kasus korupsi, kolusi, pembunuhan, pencurian, parampokan, pemerkosaan, dan lain sebagainya pasti tidak akan terjadi. Jadi pembelajaran untuk sila pertama ini sangatlah penting untuk membentuk karakter yang baik bagi generasi penerus bangsa Indonesia ini. Selain itu pembelajaran untuk sila-sila yang lainnya dalam pancasila juga tidak kalah pentingnya sebab kalau hanya sila pertama saja yang ditekankan walaupun itu sangat penting dan sudah dapat membentuk karakter yang bagus namun kalau tidak di lengkapi dengan sila lainnya maka akan dapan membentuk masyarakat yang terlalu fanatik terhadap agamanya sehingga tidak menghargai perbedaan diantara mereka. Kemudian sila ke-2 juga sangat penting diajarkan malaui mata ajar pengembangan kepribadian ini. Karena dalam sila ke-2 ini kita diajarkan untuk bersikap memanusiakan manusia. Maksutnya yaitu kita harus menganggap manusia sebagai manusia yang mempunyai hak dan kewajiban sama seperti kita. Kita harus menghormati dan memperduliakan semua kaum atau golongan walaupun golongan itu minoritas dalam Indonesia ini. Namun kepentingannya tidak boleh kita abaikan begitu saja sebab dalam pancasila ini kita dituntut untuk menghormati segala perbedaan yang ada di negara ini. Jika sila ke-2 ini benar-benar kita terapkan dalam kehidupan kita pasti kasus kasus penganiayaan, perbudakan, pamaksaan, dan pemerkosaan tidak akan terjadi di negara ini. Sebab kita akan menghormati orang lain sebagai manusia yang mempunyai hak dan kewajiban sama seperti kita. Selanjutnya pentingnya pembelajaran mengenai sila ke-3. Dalam sila ini kita diajarkan untuk menjadi satu yaitu menjadi bagian dari negara kesatuan republik Indonesia. Walaupun kita pada hakikatnya berenekaragam namun dalam hal ini kita diajarkan untuk mengurangi sikap etnosentrisme yang dapat memecah belah NKRI. Kita diberi pengertian dan pemehaman mengenai pentingnya hidup bersama dalam kebinekaan sebagai salah satu bentuk kekayaan negara dalam hal keberagaman dan kita dituntun untuk bersatu, bekerjasama, dan berjuang untuk satu tujuan yaitu memajukan dan mensejahterakan bangsa Indonesia. Pembelajaran dalam sila ini sangat penting agar kasus-kasus seperti teroris yang ingin melepaskan salah satu wilayah Indonesia, bentrok antar suku, ras, agama, dan sebagainya yang saling menyerang dan menghancurkan tidak terjadi lagi dalam negara Indonesia ini. Sebab dalakan sebagaim pembelajaran ini kita diajarkan sebagai satu kesatuan dalam wadah besar negara Indonesia yang berbhineka tunggal ika. Selanjutnya pentingnya pembelajaran dan penanaman nilai pada sila ke-4 juga penting dilakuakn agar masyarakat indonesia ini menjadi masyarakat yang demokratis berdasarkan atas musyawarah untuk mencapai munfakat. Dalam hal ini kita dituntut agar tidak bersikap egois dalam menentukan sikap atau mengembil keputusan. Kita ditanamkan sikap yang saling terbuka dan menerima usulan atau saran dari berbagai pihak dan juga agar kita tidak meremahkan atau tidak menganggap kaum minoritas. Jika nilai dalam sila ini diterapkan dengan baik pasti kasus pengambilan keputusan yang dilakukan oleh para wakil rakyat dengan sebelah pihak yang menguntungkan pihak tertentu tidak akan terjadi lagi. Mereka akan mengajak dan mendengar berbagai pihak dalam pengambilan keputusan yang menyangkut kepentingan umum. Selain itu sila terakhir yaitu sila ke-5 juga tidak kalah pentingnya untuk diterapkan dan diajarkan pada generasi penerus bangsa. Sebab dalam sila ke-5 ini mengajarkan kita agar bersikap adil kepeda siapa saja. Jika sila ke-5 ini telah menjadi kepribadian bangsa Indonesia pasti kasus-kasus seperti kasus suap yang terjadi di pengadilan agar berpihak kepada yang menyuap padahal sang penyuap tadi sudah jelas-jelas berbuat salah, tidak akan terjadi diindonesia. Belum lagi kasus suap terhadap pihak kepoliasian untuk mengijinkan tawanan pergi liburan bahkan sampai berlibur ke luar negeri pasti ini tidak akan terjadi. Jadi pembelajaran mengenai sila ke-5 ini sngat penting ditanamkan pada sikap dan kepribadian generasi penerus bangsa agar keadilan dinegara kita ini dapat ditegakkan dan kejahatan dapat di tumpas.  Jadi Pendidikan pada hakekatnya adalah usaha sadar dan berencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia serta ketrampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Pendidikan yang dilakanakan di Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 yang berakar pada nilai-nilai agama, kebudayaan nasional Indonesia dan tanggap terhadap tuntutan zaman.Pembekalan kepada peserta didik di Indonesia berkenaan dengan pemupukan nilai-nilai, sikap dan kepribadian yang sesuai dengan Pancasila dan Konstitusi negara, menumbuhkan sikap cinta tanah air, sera berwawasan kebangsaan yang luas, diandalkan dalam Pendidikan Kewarganegaraan, yang merupakan salah satu mata pelajaran wajib bagi sekolah mulai Sekolah Dasar sampai Perguruan Tinggi. Dan kesimpulan dari uraian diatas yaitu pembelajaran PPKN merupakan salah satu pembelajaran yang penting pada semua jenjang pendidikan sebagai usaha sadar untuk membekali peserta didik dengan pengetahuan dan menumbuhkan sikap serta wawasan kebangsaan, cinta tanah air yang berdasarkan nilai-nilai Pancasila dan konstitusi negara. Keberhasilan Pendidikan Kewarganegaraan akan melahirtkan warga negara yang baik dan betanggungjawab, karena kualitas warga negara tergantung terutama pada keyakinan dan pegangan hidup mereka dalam bermasyarakat , berbangsa dan bernegara, disamping pada tingkat serta mutu penguasaannya atas ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni yang dapat membuat kita menjadi generasi penerus bangsa yang Excellence with Morality.

 

 

3 Komentar

odzMZOEQEz

pada : 21 July 2012


"yg prtma mw gw omongin ;thanks broethr Coz gra loe mmpi gw jd pria idaman dkit dmi sdikit sudah mulai terwujud,tp msalah nya gw msih bngung ngubex2 materi neh mklum mseh GAPTEK(Ggap tknologi)jdi pertnyaanya dimana bsa gw dapetin materi tentang PW?Apa ada yg modelnya kya google,dmana kta ketik lngsung keluar tips2 dasyat nya PW.. Atw ada no tlvonya sgla?D Bntu ya Mas.."


wWBkcJglmDfkvspOWkM

pada : 23 July 2012


"yg prtma mw gw omongin ;thanks brheotr Coz gra loe mmpi gw jd pria idaman dkit dmi sdikit sudah mulai terwujud,tp msalah nya gw msih bngung ngubex2 materi neh mklum mseh GAPTEK(Ggap tknologi)jdi pertnyaanya dimana bsa gw dapetin materi tentang PW?Apa ada yg modelnya kya google,dmana kta ketik lngsung keluar tips2 dasyat nya PW..D Bntu ya Mas.."


sam

pada : 17 January 2013


"akhirnya ku temukan jawabannya disini.. thanks gan..."


Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :