MUHAMMAD ALHADA FUADILLAH HABIB

Belajar dari Masyarakat

Ayat Al-Quran Hari Ini


Find Me on Facebook


    ..:: Selamat Buat para Pemenang lomba web & blog Mahasiswa Universitas Airlangga Tahun 2013; 1.Mitha Erna Wati [FK] | 2.Muhammad Alhada Fuad [FISIP] | 3.Teguh Bagus Pribadi [FKH] | 4.Wahyu Afif Mufida [FK] | 5.Bagus Rizki Novianto [FPK] | => Terimakasih atas kunjungan Anda, jangan lupa kalau mau copy/paste harap cantumkan sumbernya ::..

Apakah semua orang yang rajin solat dijamin masuk syurga,,

diposting oleh alhada-fisip11 pada 20 April 2012
di Islamiah - 2 komentar

Sumber Gambar: http://1.bp.blogspot.com/-VhZYNO-6MzE/TbuBPwmB8_I/AAAAAAAABA4/i6AsQV5AspY/s1600/a-new-heaven-and-a-new-earth.jpg

Apakah Semua Orang  Yang Rajin Solat Dijamin Masuk Syurga? Itu pertanyaan yang pernah saya dapatkan dari seorang teman yang saya kenal di facebook setelah saya mengup-date status baru yang isinya

 “Kesempurnaan yang paling sempurna

“Kesempurnaan yang paling sempurna adalah tafakkuh (mendalami) agama, sabar menghadapi musibah dan ekonomis dalam mengeluarkan biaya hidup”

dari Imam Baqir a.s.”

Sebelumnya dia bertanya sebenarnya “Apakah dan seperti apakah kesempurnaan dan kebahagiaan hidup tertinggi yang manusia cari? Saya menjawab bahwa kebahagiaan yang tertinggi dan Haqiqi adalah Syurga. Gambaran dari Syurga adalah Kebahagiaan kita di dunia ini hanyalah setitik debu dari kebahagiaan yang Allah janjikan kelak di Syurga. Kemudian Ia Bertanya lagi “Apakah solat dapat menjamin kita masuk Syurga?” Dengan kemampuan minim yang saya miliki kemidian saya membuat artikel sederhana mengenai analogi hubungan antara solat dan Syurga yang Allah janjikan:

 Memang tidak selamanya orang yang solatnya rajin dan rutin di jamin akan masuk ke dalam syurga ataupun sebaliknya. Hal tersebut dapat kita analogi saja seperti orang yang sedang menuntut ilmu sampai jenjang yang tinggi (kuliah misalnya),, Ia mencari ilmu dengan maksut tidak lain dan tidak bukan untk menghilangkn kebodohan agar memperoleh penghidupan yang layak, contohnya dengan mendapatkan pekerjaan dan penghasilan yang melimpah demi tercapainya kebahagiaan. Namun, hal tersebut tidak selamanya akan berjalan mulus. Banyak sekali faktor-faktor penghambat dan yang mempengaruhi pencapaian kesuksesesannya. Contohnya seperti kemampuan berkomunikasi, menjalin relasi, kreatifitas, kemampuan memanfaatkn peluang, dsb. Akan tetapi pada dasarnya melalui pendidikn kita telah diberikn banyak sekali jalan menuju kesuksesan yang kita impikan. Contoh dengan memperbanyak relasi melalui teman-teman blajar, mengasah kemampuan berfikir kita dlm menghadapi brbagai prsoalan, mempertajam kreatifitas, dsb. Tinggl kita yang harus pandai-pandai mmanfaatkn peluang tersebut. Begitu juga dengan solat, memang tidak selamanya orang yang rajin melaksanakan solat dijamin masuk syurga, hal tersebut masih dipengaruhi faktor-faktor lain baik interen maupun eksteren. Faktor-faktor tersebut bisa memperbanyak amal kita dan mnambah pluang masuk syurga atau bahkan sebaliknya malah mengurangi atau bahkn menghapus pahala dari solat kita. Contoh faktor2-faktor tersebut diantarax senang bergunjing, senang memfitnah, senang berbohong, senag mencuri,  korupsi, dan msih banyak lagi yang lainnya. Memang ada ayat Al-Qur’an yang menjelaskan solat dapat menceganh kemungkaran. Namun tidak sembarangan solat yang bisa mencegah kemungkaran. Solat yang dapat mencegah hal-hal yang bersifat mungkar adalah solat yg benar-benar khusy’, iklas, dan hanya karena Allah. Sementara khusyu’ atau tidaknya solat kita hanya kita sendiri dan Allah yang tahu. Orang lain mungkin bisa melihat bahwa kita rajin solat, namun belum tentu kalau solat kita tersebut bnar-benar hanya karena Allah. Jadi orang yg rajin solat dan juga gemar berbuat maksiat masih perlu dipertanyakan solatnya. Selanjutnya, ada sebuah ayat Al-Qur’an yang menjelaskan bahwasannya solat itu adlah tiang agama. Dari ayat ini dapat kita ambil kesimpulan bahwa jika ada seseorang yang tidak melaksanakan solat, semua amal ibadah lain yang ia lakukan tidak akan diterima oleh Allah. Ya kalau dianalogi solat bagaikan sebuah tiket masuk agar bisa mengikuti sebuah perlombaan. Jikalau kita saja tidak mempunyai tiket dan kita tidak mengikuti perlombaan tersebut bagaimana kita bisa menang? Spertinya mustahil bisa menang, karena orang yang telah memiliki tiket dan ikut bertanding saja blm tentu kalau dia bisa menang. Apalagi yang tidak ikut lomba. Jadi sepertinya tidak mungkin klau orang yang tidak melaksanakan solat bisa masuk syurga. Kalau ada orang tersebut mungkin amat sangat spesial dan bisa diperumpamakan (1 Triliun : 2) dan kalau orang yg melaksanakan solat (100 : 10) jadi peluangnya amat sangat lebih besar orang masuk syurga dengan melaksanakan solat dari pada orang yang masuk syurga tanpa melaksanakan solat.

2 Komentar

PeNOVTERpYCMk

pada : 23 July 2012


"salam kenal, hehe iya, blm sempat lagi ni mb, kejaran numpuk, kebanyakan wara wiri krn jd bendahara emang hrs siap jd superman/superwoman,ngrangkap2 ngrancang kegiatan dsb,, teori diatas ttg definisi bendahara memang indah, tp kenyataannya ttp ga bs ideal, sbg bawahan jg mesti banyak ngalah dan bijak menghadapi sgala tekanan *halah malah curhat (lol)alamat email sy: ,,monggo:)"


wGXBFdDaNOUxF

pada : 16 January 2013


"ada sih emang beberapa peaaynartn,tapi say simpan dulu sampai semua kelar,karena siapa tau jawaban dari peaaynartn saya merupakan spoiler untuk bab2 berikutnya ayo yg semangat!!!"


Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :   
   

Pengunjung

    947334