MUHAMMAD ALHADA FUADILLAH HABIB

Belajar dari Masyarakat

**_* *_* *_* *_* *_* *_**

Find Me on Facebook


    ..:: Selamat Datang di ALHADA'S WEBSITE ..::.. Semoga ALHADA'S WEBSITE Bermanfaat Bagi Semua Kalangan ..::.. Jangan Lupa Kalau Mau Mengambil Isi dari Website Ini Harap Mencantumkan Sumbernya ..::.. http://alhada-fisip11.web.unair.ac.id ..::.. Terimakasih Atas Kunjungan Anda ::..

Pembangunan dan Teori Ketergantungan

diposting oleh alhada-fisip11 pada 18 October 2014
di Pengetahuan Akademik - 0 komentar

Teori Struktural: Awal-Mula Teori Ketergantungan

  • Negara maju berorientasi industri, negara sedang berkembang produksi pertanian
  • Struktur perekonomian dunia eksploitatif

Para tokoh/teoritis:

  • Raul Prebisch (industri substitusi impor). Asumsinya:
  1. Hambatan pembangunan adalah faktor eksternal
  2. Nilai tukar komoditi pertanian dari negara sedang berkembang turun dibandingkan komoditi barang industri dari negara maju
  3. Terjadi deficit neraca perdagangan, karena:
    1. Hukum Engels (pendapatan yang naik di negara sedang berkembang justru menyebabkan persentase konsumsi menurun. Sebaliknya menaikkan konsumsi barang industri dari negara maju
    2. Negara industri melakukan proteksi terhadap hasil pertanian mereka sendiri
    3. Penemuan teknologi baru yang bisa membuat bahan baku sintesis. Solusi bagi negara sedang berkembang, mereka harus mengembangkan industrialisasi substitusi impor
  • Paul Baran:
  1. Surplus modal yang tumbuh di negara sedang berkembang diambil oleh investor pendatang, sehinga yang terjadi bukan akumulasi modal, melainkan penyusutan modal (Contoh: Jepang maju karena tidak diintervensi negara asing, sedangkan India tidak sesukses Jepang karena imperilisme Inggris)
  2. Negara yang terbelakang dikuasai oleh kepentingan modal asing dan agen-agennya, termasuk kepentingan pedagang dan tuan tanah

Teori Ketergantungan:

  • Negara pinggiran memiliki dinamika tersendiri yang bila tidak disentuh negara maju justru akan berkembang mandiri
  • Sentuhan dan intervensi negara maju justru menjadi penghambat perkembangan negara pinggiran

Andre Gender Frank

  • Keterbelakangan di negara pinggiran (negara satelit) sebagai proses ekonomi, politik, dan sosial yang terjadi karena globalisasi dari sistem kapitalisme
  • Ada tiga komponen utama yang menjelaskan terjadinya keterbelakangan negara pinggiran/satelit yaitu:
  1.  
    1. Modal asing
    2. Pemerintah local di negara satelit
    3. Kaum borjuis local. Kerjasama modal asing dengan pejabat dan kaum borjuis local melahirkan ketimpangan sosial-ekonomi di negara satelit

Theotonio Dos Santos

  • Negara satelit hanya merupakan bayangan negara maju
  • Tiga bentuk kertergantungan:
  1.  
    1. Ketergantungan kolonial. Di mana hubungan antara penjajah dan penduduk setempat bersifat eksploitatif
    2. Ketergantungan finansial-industri. Meski negara satelit sudah merdeka, tetapi mereka tetap tidak berdaya karena tergantung dari segi ekonomi
    3. Ketergantungan teknologis-industrial. Di mana negara maju melebarkan pangsa pasar produk mereka melalui penanaman modal asing dan pendirian perusahaan multi nasional dengan tetap memonopoli teknologi-industrial
      1.  

Fernando Henrique Cardoso

  • Terjadi perubahan bentuk ketergantungan dari yang didasarkan pada eksploitatif bahan mentah ke imperealisme negara malalui investasi modal. Industrialisasi dan control melalui paten.
  • Ciri yang menandai industrialisasi di negara sedang berkembang: ketimpangan pendapatan makin besar, menekan produksi barang mewah (bukan barang kebutuhan rakyat dasar), hutang meningkat, kemiskinan meluas, pengangguran meluas, dan terjadi eksploitasi tenaga kerja

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :